Ketika Prajurit Kecil Sakit

by prajuritkecil99 ™
Sungguh tak enak rasanya memang jika kita sedang sakit. Tapi dengan diberi sakit kita bisa lebih bersyukur kepada Allah. Bersyukur bahwa ternyata nikmat sehat yang selama ini Dia berikan itu sangat berharga.

Yap. Begitulah..

Ceritanya sekira tiga pekan yang lalu saya beroleh sakit. Sebuah teguran halus dariNya yang mengingatkan diri ini agar lebih memperhatikan kesehatan. Maklum, sebagai seorang BuLok alias bujang lokal, kebiasaan buruk saya mulai kambuh: makan tidak teratur. Sering terlambat makan bahkan karena sudah capek, ngantuk terus tidur jadinya nggak sempat makan. Ditambah akhir-akhir ini cuaca sangat kering dan angin yang kencang membuat daya tahan tubuh cepat drop. Tidak fit. Akhirnya jatuh sakit. x_x

Dan seolah mendapatkan firasat, jatah cuti tahunan yang saya ambil selama lima hari ternyata tidak sia-sia. Padahal sebenarnya niat awal cuti karena pengin menemani kedua putri saya yang baru pindahan sekolah. Mumpung pas awal tahun ajaran baru. Selain itu juga karena saya mau rekam data kependudukan untuk bikin e-KTP gegara beberapa waktu lalu ada razia KTP di tempat kost yang mana kata pak polisi dan petugas dari pencatatan sipil yang melakukan razia KTP saya dinyatakan sudah tidak berlaku lagi karena masih pakai format lama. Diminta untuk segera bikin pakai format yang baru, e-KTP.

Alhamdulillah urusan pembuatan e-KTP berlangsung ekstra cepat berkat bantuan seorang kawan lama yang kini bertugas di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Namun Allah berkehendak lain. Niatan untuk menemani bermain agar bisa lebih dekat lagi dengan kedua putri saya ternyata tak terlaksana dengan baik. Berhubung sakit terpaksa saya harus sedikit menjauh dari mereka agar tidak ikutan sakit.

Demam, meriang, pusing pala berbi, semua campur aduk rasanya. Apalagi kalau pas malam hari. Biarpun sudah pakai kaus kaki, jaket, sarung dan selimut masih terasa menggigil. Padahal suhu tubuh lagi panas tinggi. Hingga dua hari kemudian saya baru tau sepertinya demam saya kemarin itu karena mau sakit radang gusi. Lumayan parah radangnya. Gusi dan langit-langit mulut bengkak semua. Sering berdarah. Lidah dan bibir juga sariawan. Sampai nggak bisa makan. Minum air putih atau kumur-kumur pas lagi berwudhu aja rasanya sangat perih. Sampai beberapa hari untuk menjaga asupan gizi saya cuma bisa makan biskuit dan roti tawar yang dicelupin ke dalam teh hangat. Itupun dengan menahan rasa sakit yang teramat menyiksa. x_x

Pun saat berkumur-kumur menggunakan larutan garam dan air hangat tiap pagi dan malam hari, sambil menahan perih dan sesekali diselingi tarikan ingus yang diiringi derai air mata yang meleleh saya coba pikir-pikir lagi apa yaa yang menyebabkan saya bisa menderita radang gusi separah ini.

Dan saya pun teringat beberapa hari sebelum sakit saya sempat makan rendang di warung nasi Padang. Sempat ada sisa daging yang nyelilit di antara sela-sela gigi. Sehingga rasanya gatal gimanaa gitu. Terus saya coba bersihkan dengan sikat gigi dan mencongkelnya sampai gusi keluar darah. Ditambah lagi dengan kondisi tubuh yang tidak fit mungkin itu yang menyebabkan radang. Jadi (sakit) demamnya karena mau radang gusi dan sariawan itu, bukan gegara abis nyium bau wangi dan bau bangkai sewaktu ambil air wudhu pas adzan Maghrib di bawah pohon dekat sumur pompa di pojokan halaman tempat kerja. :p

Anyway, Allah yang memberikan sakit kepada tiap hambaNya dan Dia pula yang memberikan kesembuhannya. Setelah tiga pekan yang menyiksa, setelah minum antibiotik dan rajin kumur-kumur pakai larutan minyak cengkeh, Alhamdulillah di hari Selasa kemarin saya sudah bisa merasakan kembali nikmatnya makan. Mungkin karena momen kebersamaan pula yang membuat ikan bakar malam itu terasa sangat nikmat. Dilanjut main voli hingga hampir jam 11 malam untuk 'penghormatan' salah satu rekan Punggawa K-180 yakni Bro Mimi yang akan meninggalkan kami untuk melaksanakan Tugas Belajar di Universitas Diponegoro.

Makin bersyukur karena dengan disembuhkanNya, saat ini saya bisa mengikuti kegiatan service excellence di hotel Goodway, Nusa Dua, Bali hingga beberapa hari ke depan dengan baik. Insya Allah.

^-^



Taman Menara Limboto
bermain ayunan bersama Zhie setelah mengurus e-KTP, sebelum sakit
monggo dishare ^-^
 
Copyright © 2014 - prajuritkecil99™ - Powered by Blogger
Template by Creating Website - Published by Mas Template